Dregd Polres Luwu Timur Berbagi Sembako untuk Warga Kurang Mampu

Memperingati HUT ke-18 Dregd Polres Luwu Timur Berbagi Sembako untuk Warga Kurang Mampu

Personil Dregd Polres Luwu Timur dalam merayakan ulang angkatan tahun ke-18 dengan cara yang berbeda, alih-alih menggelar perayaan dengan kue tar atau pesta mewah, mereka memilih untuk berbagi dengan masyarakat kurang mampu di sekitar wilayah Malili melalui bantuan sembako.

Momentum ulang tahun ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi kesempatan untuk berbagi. Ini adalah program kemanusiaan yang harus terus dilanjutkan,

Kegiatan dimulai pada pukul 17.12 WITA, dengan Kanit Regident Polres Luwu Timur, Ipda Amiruddin, yang memimpin perjalanan bersama timnya, yang terdiri dari Kasubsi Humas Bripka Andi Muh Taufik, Ba Polsek Malili Bripka Suprayogi, Kaur Yanmin Satintelkam Bripka Eko Prasetyo, dan Paur Logistik Bripka Puput Angriawan. Mereka memulai perjalanan dari Desa Puncak Indah, membawa bantuan kebutuhan pokok, seperti mie instan, beras, dan telur.

Tujuan pertama adalah rumah semi permanen berukuran 6×4 meter di Kelurahan Malili, yang dihuni oleh Andi Sari, seorang ibu rumah tangga yang menghidupi tujuh anaknya dengan bekerja sebagai tukang ojek. Suaminya, seorang buruh bangunan, sedang tidak berada di rumah.

“Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban keluarga Ibu Sari,” ujar Ipda Amiruddin. Sari, dengan penuh haru, mengucapkan terima kasih serta doa untuk Angkatan 29 Polres Luwu Timur.

Perjalanan berlanjut ke kediaman Daeng Singara, seorang pria berusia 79 tahun yang tinggal seorang diri di sebuah rumah panggung terpencil di Jalan Samudera, Kelurahan Malili. Tim harus berjalan kaki menyusuri jalan tanah yang menanjak untuk sampai ke rumahnya.

“Bantuan ini sangat berarti bagi saya. Semoga Bapak-Bapak Polisi diberkahi kesehatan dan umur panjang,” kata Daeng Singara setelah menerima sembako.

Ipda Amiruddin menjelaskan program berbagi sembako ini telah menjadi agenda tahunan.

“Momentum ulang tahun ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi kesempatan untuk berbagi. Ini adalah program kemanusiaan yang harus terus dilanjutkan,” tegasnya.

Meskipun beberapa anggota tidak dapat hadir karena tugas di polsek lain, kegiatan tetap berjalan lancar.

“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga Ibu Sari,” ujar IPDA Amiruddin. Respons Sari penuh haru, dengan doa yang ia panjatkan untuk para angkatan 29 Polres Luwu Timur.

Destinasi berikutnya adalah kediaman Daeng Singara, seorang pria berusia 79 tahun yang tinggal sendirian di sebuah rumah panggung terpencil di Jalan Samudera, Kelurahan Malili. Tim harus berjalan kaki menyusuri jalan tanah yang menanjak untuk mencapai rumahnya.

“Bantuan ini sangat berarti bagi saya. Semoga Bapak-Bapak Polisi diberkahi kesehatan dan umur panjang,” ungkap Daeng Singara usai menerima sembako. Ia juga memimpin doa sebagai ungkapan rasa syukur.

IPDA Amiruddin menyatakan bahwa program berbagi ini adalah menjadi agenda tahunan. “Momentum anniversary ini adalah kesempatan untuk berbagi, bukan sekadar perayaan. Ini program kemanusiaan yang harus dirawat,” tegasnya.

Meskipun beberapa anggota mereka tidak sempat bergabung karena jarak jauh yang bertugas di Polsek, acara tersebut tetap berjalan lancar. Setelah misi selesai, seluruh tim berkumpul untuk mengevaluasi kegiatan dan merencanakan agenda berikutnya.

Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, Dregd Polres Luwu Timur mengukir makna mendalam dalam perayaan ulang tahun ke-18 mereka. Bukan hanya mengenang perjalanan panjang, tetapi juga memberi dampak kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button